Tavisamira Bali Resort

Info Tavisamira Bali Resort ;

Bali dinilai masih menjadi surga investasi properti di Tanah Air, selain Ibukota Jakarta. Sejumlah pemain asing pun terpantau mulai mengincar Pulau Dewata sebagai lokasi “melipatgandakan” uang.
Presiden Amerika Serikat yang juga pengusaha properti, Donald Trump, dikabarkan akan menanamkan investasi hingga USD1 miliar di Bali.
Selain itu, kehadiran Raja Arab Saudi, Salman bin Abdul Aziz Al-Saud ke Bali juga terkait dengan investasi yang diperkirakan mencapai USD25 miliar.
Memanfaatkan momen tersebut, PT Anugerah Kasih Investama (AKI Group) berencana meluncurkan produk properti teranyar di Bali.
Chief Executive Officer PT Anugerah Kasih Investama, Victor Wirawan mengatakan, momen berharga ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Untuk itulah, alam waktu dekat AKI, lewat anak usaha PT Anugerah Kasih Satu, akan meluncurkan produk properti berupa vila di Pantai Pasut, Tanah Lot, Bali.
“Produk tersebut terdiri dari 40 unit vila dengan luas lahan 1,4 hektar dan harga jual mulai dari Rp3 miliar. Villa tersebut diberi nama Vasundhara Bali Resort,” ungkap Victor dalam siaran pers yang diterima RumahHokie.com.
Persaingan dengan Investor Asing
Menurutnya, untuk mampu bersaing dengan para investor global, investor lokal perlu melakukan beberapa hal, yakni memahami perkembangan pasar sehingga mampu memproduksi produk sesuai kebutuhan. Selanjutnya pemilihan lokasi juga penting agar mudah menjual produk properti.
“Dengan tersedianya fasilitas umum memadai, pasar akan menyukainya untuk tinggal di kawasan tersebut. Itu baik untuk konsumen yang membeli maupun menyewa,’’ tutur Victor.
Lebih lanjut dia memaparkan, tren investasi properti makin berkembang karena menjanjikan keuntungan yang menggiurkan, terutama bagi para pemain properti andal dan didukung modal yang kuat pula.
Bali sebagai salah satu ladang investasi properti, katanya, cukup menjanjikan karena menyajikan peluang pasar yang cerah.
“Di Bali, kebutuhan akan tanah, rumah, maupun produk properti lainnya tak pernah surut. Inilah yang menjadi peluang bagi pemasok untuk menggaet peluang pasar,” jelas Victor.
Selain properti, imbuhnya, sektor pariwisata, budaya, kenyamanan, dan keamanan juga menjadi indikator penting berkembangnya bisnis dan investasi properti Bali.
“Mulai dari model investasi menengah bawah hingga atas, semua ada di Bali,’’ kata Victor.
Imperial Izumi Resort, Surabaya
Sementara itu, jelas Victor, melalui anak usahanya PT Anugerah Kasih Selaras, AKI juga akan membangun vila di Surabaya, yakni Imperial Izumi Resort.
Di lahan seluas 4 hektar, sebanyak 105 unit vila akan dipasarkan dengan harga mulai Rp1 miliar.
“Lokasinya berada di daerah Terawas yang terkenal dengan udaranya yang sejuk dan pemandangannya yang indah. Jika di Jawa Barat, masyarakat banyak mengenal kawasan Puncak sebagai tempat wisata, di Jawa Timur punya Terawas,” ujar Victor.
Dia berharap, peluncuran properti di dua daerah ini dapat menarik minat investor dan membangkitkan kembali gairah investasi properti yang mengalami perlambatan dalam tiga tahun terakhir.
“Tahun 2017 ini akan menjadi tahun kebangkitan properti di Indonesia,” kata dia optimistis.
  Hanya tersedia 38 unit vila berukuran 8 x 17 m dan 16 x 17 m harga mulai dari Rp. 3M
Info selengkapnya hubungi : 
Soni - 0812 93 555 75 
Dian - 0811 16 2025